LIKE FATHER LIKE SON :
Belajar Menjadi Fatherman
“….kami mengatakan
bahwa mengapa ‘mendidik’ bukan sekadar melahirkan, membela dan memberi makan.
Kalaulah hanya itu, setiap kucing dan sapi subur pun mampu melakukannya” (Muhammad Qutb. Ulama, pemerhati Pendidikan asal Mesir)
Seorang teman bercerita. Pulang kerja. Ia
mendapati putri kecinya manyun. Di wajahnya Nampak kecewa. “Alma gak suka,
kalau Abi pergi-pergi! Abi kan janji ngajak ke pantai!” ujarnya
protes. Teman tadi hanya menganggap biasa. Namun menjadi tak biasa, ternyata protes
itu berulang. Tak hanya putrinya, anaknya yang lain pun ikut-ikutan protes.
Saat sebuah janji tak ditepati. Bahkan karena ulah sepele –menurut kebanyakan
orang- itu, suatu saat jangan kaget ternyata mereka meniru lakon serupa.
Mengabaikan janji.