Senin, 04 September 2017

Cerita Anak : Kuri & Mino

Kisah Si Kuri dan Si Mino

Siang itu, Mino si Monyet dan Kuri si Kura-kura terlihat semangat. Dua sahabat itu baru saja meminta satu bibit berupa satu tunas Pisang ke rumah Kakek Beru Si Beruang.  Mino dan Kuri telah sepakat akan menanam pisang di kebunnya masing-masing. Mereka membagi dua tunas pisang. Mino dan Kuri menanam bagian tunasnya masing-masing.
“Kita Lomba ya, Kuri. Tunas pisang siapa yang paling cepat berbuahnya!” Tantang Mino sombong.
“Boleh. Aku ikut saja Mino. Yang penting sahabatku senang!” ujar Kuri semangat.

Enam bulan kemudian

Mino, duduk sendiri di kebun belakang rumahnya. Ia bersedih, menatap tunas pisang yang ditanamnya  kekeringan dan mati. Padahal  ia sudah menyiramnya seperti yang dilakukan oleh Kuri.

“Tok! tok! tok!” Suara pintu diketuk
Rupanya Kuri yang datang
“Assalamu’alaikum Mino!” Suara Kuri berseru kencang.
“Alaikumussalam…” Mino menjawab tak semangat.
“Semangat dong Mino. Aku ke sini ingin mengajakmu ke kebunku!”
“Ah, saya lagi tak semangat, Kuri. Tuh, lihat pohon Pisang ku!” tukas Mino
“Ayolah teman. Sabar, Jangan bersedih. Buah Pisangku telah matang, mari kita petik sama-sama” ujar Kuri mantap.
Mendengar ucapan Kuri, Mino senang sekali. Karena Kuri mau berbagi buah pisangnya.
“Baiklah Kuri. Kamu baik sekali!” ucap Mino bersemangat.