by. Alimin Samawa
Gempa 7 SR, yang memporak- porandakan Lombok Utara pada 5 Agustus lalu menyisakan pedih yang sangat dalam. Tidak ada rumah yang luput dari duka. Semua menyecap perih.
Termasuk keluarga pasangan muda, Pak Mustiadi (33) dan Bu Yuni (27)
Senin malam, sholat Isya' belumlah usai tertunai. Tiba-tiba seluruh rumah di dusun Pandanan, Desa Malaka, Pemenang, Lombok Utara bergetar dan berguncang kuat.
