By. Alimin
Samawa
inspirasi dari Amaq Muli, Petugas Gerobak Sampah Yang bisa Umroh ke Tanah Suci
Karena Ku telah
memilihmu tuk mengisi relung jiwa.
Tak cukup kata cinta menghiasi, namun harus
ada syukur
yang tetap membersamai.
Agar tetap Sakinah Bersamamu.
Kau tahu? Cinta
itu bukanlah mencari pasangan yang sempurna,
tapi menerima pasangan dengan
sempurna.
Dan begitulah cintaku untukmu.
Ku tak menghadiahimu liontin bertahta
permata,
berhiaskan batu zamrud, atau saphire, atau....
Gerobak berisikan tumpukan remah dan
sisa-sisa
dari rumah mewah itu telah menjadi hadiah istimewa,
penyambung hidupku
dan hidupmu.
Saban hari, kau tak lelah membersamai.
Saban hari, kau tak lelah membersamai.
Padahal
Jenak-jenak hidup yang seolah enggan berbagi suka,
terus saja kau reguk.
Kau tetap
menggurat senyum untukku.
Sepuhan caya bola raksasa itu,
Sepuhan caya bola raksasa itu,
melegamkan warna elok
parasmu.
Kini kau tak lagi cantik,
namun kau tetap menarik
dan akan terus menarik di
mataku.
Kau hadiahi kehidupan ini,
dengan buah hati
yang tak menduplikat lakon
hidup kita.
Kuingin kau tahu,
Kuingin kau tahu,
kukan tetap bersamamu,
hingga tuaku.
Hingga nanti surga itu menanti ku dan dirimu.

like this ^__^
BalasHapus