Lalu kemudian kita mendengar kabar
tentang Afghanistan dan Irak yang diobrak-abrik bangunan dan penduduknya
serta dirampok ladang-ladang minyaknya oleh pasukan bengis dan super
bejad Amerika dan sekutunya. Tidak sampai disitu, bahkan kemudian Mesir,
Tunisia, dan Libya menjadi ladang bisnis senjata bagi negara-negara
kapitalis untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Berlanjut kemudian
ke Suriah yang kini masih terasa aromanya, dimana negaranya kini di
jadikan ajang uji coba kekuatan sekaligus cari duit (jual senjata)
bandit-bandit Amerika dan sekutunya (dengan mendukung kaum pemberontak)
dan Rusia, China, Iran, dan kroni-kroninya (dengan mendukung
pemerintah). Belum lagi masalah Somalia yang hingga kini di dera
perpecahan dan kelaparan. Kemudian, Muslim Pathani di Thailand yang
dibantai oleh pemerintah (saya punya foto-foto kebiadaban pemerintahan
Thailand yang membantai).
Lalu muslim Moro di Philipina, muslim di
negara-negara Eropa yang masih di diskriminasi sedemikian rupa. Sampai
kemudian, tercium juga sekalipun ini sudah terjadi begitu lama, yakni
kaum Muslim Rohingya di Myarmar alias Burma.
