Senin, 21 Mei 2012

Ku Ingin Tua Bersama Mu


By. Alimin Samawa 
                                      inspirasi  dari Amaq Muli, Petugas Gerobak Sampah Yang bisa Umroh ke Tanah Suci

Kuingin hidup dan tua bersamamu. 
Karena Ku telah memilihmu tuk mengisi relung jiwa.
Tak cukup kata cinta menghiasi, namun harus ada syukur 
yang tetap membersamai. 
Agar tetap Sakinah Bersamamu.

Kau tahu? Cinta itu bukanlah mencari pasangan yang sempurna, 
tapi menerima pasangan dengan sempurna. 
Dan begitulah cintaku untukmu. 

Ku tak menghadiahimu liontin bertahta permata, 
berhiaskan batu zamrud, atau saphire, atau....

Gerobak berisikan tumpukan remah dan sisa-sisa
dari rumah mewah itu telah menjadi hadiah istimewa, 
penyambung hidupku dan hidupmu.

Saban hari, kau tak lelah membersamai. 
Padahal Jenak-jenak hidup yang seolah enggan berbagi suka, 
terus saja kau reguk. 
Kau tetap menggurat senyum untukku.

Sepuhan caya bola raksasa itu, 
melegamkan warna elok parasmu. 
Kini kau tak lagi cantik, 
namun kau tetap menarik 
dan akan terus menarik di mataku. 

Kau hadiahi kehidupan ini, 
dengan buah hati 
yang tak menduplikat lakon hidup kita.

Kuingin kau tahu, 
kukan tetap bersamamu,
hingga tuaku. 
Hingga nanti surga itu menanti ku dan dirimu.

1 komentar: